Lazada Indonesia

Ramuan Herbal Sahabat Lambung

Posted by Lajuardy Hardian 1 komentar
Bagi yang terbiasa bergelut di dapur siapa yang tidak tahu jenis rempah-rempah ini. Kunyit (Curcuma longa atau C domestica) merupakan salah satu bumbu masak yang biasa digunakan dalam masakan Indonesia seperti nasi kuning, opor ayam, bumbu kari dll.

Dibalik semua itu ternyata tanaman satu ini memiliki khasiat sebagai salah satu bahan pengobatan (herbal). Pakar Pengobatan alami Prof HM Hembing Wijayakusuma mengemukakan bahwa mengkonsumsi kunyit dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh (imunostimulan). Senyawa berkhasiat yang terkandung dalam kunyit adalah kurkumin (zat kuning).

Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan sample kelinci dan tikus membuktikan bahwa pemberian ekstrak kunyit menurunkan produksi asam lambung dan menetralkannya, serta mengobati rasa sakit akibat infeksi selaput lendir lambung

Adapun penggunaan kunyit dengan penambahan zat lain seperti madu terbukti meningkatkan efek penyembuhan.  Selain untuk membantu menetralkan rasa pahit atau langu dari ramuan herbal, berbagai enzim yang terkandung didalam madu dapat membantu gangguan pada perut dan membantu prose pencernaan. Enzim amylase (mencerna karbohidrat), diastase, invertase, protease (mencerna protein), lactase (mencerna laktosa susu), katalase, peroksidase, lipase (mencerna lemak). Madu kaya dengan vitamin dan mineral. Bahkan kandungan mineral dalam madu mendekati kandungan yang terdapat dalam darah manusia. Magnesium di dalamnya berkhasiat menghilangkan rasa kaku dalam otot sedangkan kalsium selain menguatkan tulang dan gigi juga mempunyai efek pereda stres. Stres yang mereda membuat produksi asam lambung menurun.


Untuk membuat ramuan kunyit madu :

bahan :
- 2 ruas kunyit di bersihkan kemudian di parut
- 4 gelas air +/- 800 ml
- 4 sendok makan madu

cara membuat :
- masak air dengan api sedang, masukan parutan kunyit.
- masak larutan kunyit sampai tersisa menjadi 2 gelas

penyajian :
- tiriskan rebusan kunyit, saring menjadi 2 gelas
- tambahkan 2 sendok makan madu/gelas ramuan
- diminum pagi dan menjelang tidur

Selamat mencoba  +,+

Baca Selengkapnya ....

Menanam Cabai Dengan Polibeg

Posted by Lajuardy Hardian 0 komentar
Salam Petani,
Cabai merupakan komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomis yang menjanjikan karena harga komoditas ini relatif stabil bahkan tinggi menjelang waktu - waktu tertentu seperti hari Raya Lebaran dan saat musim penghujan seperti sekarang ini (pengaruh intensitas serangan penyakit yang tinggi sehingga menyebabkan banyak petani gagal panen).
Penggunaan polibeg dalam penanaman komoditas pertanian sudah cukup biasa digunakan. adapun kelebihan menggunakan polibeg adalah :

1. Dapat diterapkan di lahan sempit
2. Mudah dalam perawatan
3. Lebih terjaga dari serangan hama dan penyakit

Tekhnik budidaya 

a. Pembibitan
Siapkan media semai dari tanah top soil, pasir, pupuk kandang matang dengan perbandingan 1:1:1, tempatkan dalam wadah/nampan. buat larikan sedalam 1 cm dan tebar benih merata pada larikan kemudian tutup kembali dengan tanah tipis-tipis, tutup dengan karung goni yang telah dibasahi dan tempatkan di tempat yang lembab.
Setelah bibit tumbuh +/- 3 -4 hari buka tutup kain goni dan tempatkan nampan di tempat yang terkena sinar matahari pagi.
Proses selanjutnya bibit dapat dipindah ke babybag/pocis (terbuat dari daun pisang) dengan media sama denan media semai. Proses ini berguna untuk memberikan tanaman perawatan yang maksimal sebelum di pindah polibeg besar/largebag. Tempatkan babybag dalam sungkup naungan. Siram pagi dan sore hari hingga tanah jenuh.

b. Penanaman ke polibeg besar/largebag
Untuk media largebag, digunakan tanah topsoil, pupuk kandang 1 kg/bag, NPK 6 grm/bag. Tanam bibit setelah cabai berdaun 4.

c. Perawatan 
  • Penyiraman  : kecuali hari hujan, dilakukan setiap pagi dan sore hari hingga tanah jenuh
  • Penyiangan  : dilakukan terhadap gulma yang tumbuh disekitar polibeg
  • Pemulsaan   : dengan lalang /daun kering untuk mengurangi penguapan air di tanah dan mengurangi  cipratan air dari tanah ke buah/daun (meminimalkan serangan penyakit)
  • Pemupukan  : NPK 8-10 grm/bag/bulan
  • Pengajiran    : ajir berfungsi untuk menopang tubuh tanaman yang berat dengan buah, panjang ajir +/- 1 meter/bilah/bag. Tekhnik pengikatan dengan sistem "8"  agar tidak melukai batang  tanaman,
  • Pemanenan : +/- 2.5 bulan panen

Save E-Book nya disini : Menanam cabai dengan polibeg


Terimakasih dan Selamat Mencoba  +,+





Baca Selengkapnya ....
Tutorial SEO dan Blog support Online Shop Tas Wanita - Original design by Bamz | Copyright of lajuardy green land.